Mengabdikan Diri Pada Tuhan Dan Leluhur

 Mungkin sudah saatnya sedikit demi sedikitb terlaksana, bahwa aku harus mengabdi kepada Tuhan dan leluhur.

 

Banyak hal yang Allah beritahukan padaku secara bertahap dan perlahan, Bahwa aku harus melaksanakan Panca Yadnya dan Budasila. Dalam hal ini, yang aku masih kurang ialah Pitra Yadnya. Lalu, Rsi Yadnya.

 

Sebab, tanpa Pitru aku tidak dapat lahir. Perantaraan mereka perlu disyukuri dan dihaturkan bakti ini nyata dan mutlak. Seetelah melihat beberpa kegiatan organisasi dll yang terkait leluhur maka aku tertarik untuk turut berbakti kembali ke akarku untuk mengakar kuat baik untuk diriku sendiri, keluarga, maupun anak cucu yang akan datang. Akar yang kuat akan memberikan buah yang baik pula. Lalu, Rsi Yadnya berarti kepada guru-guru dan segala rsi yang ada. Mungkin secara fisik tatap muka belum bisa untuk saat ini. Namun, detail yadnya yang lain insya Allah mampu aku lakukan sedikit demi sedikit. Sebab, tanpa perantaraan guru termasuk rsi dan guru rupaka yang adalah perpanjangan dari Sang Hyang Guru Piduka atau Sang Hyang Parama Guru maka kita tidak akan tau hal-hal sepele mengenai hidup yang nyatanya bermanfaat dalam proses bertahan hidup dan berkembang kita.

 

Untuk guru yang akan datang, insya Allah kita mampu memberi hormat dan bakti secara tatap muka dan layak.

 

Maka pengabdian atau bakti menjadi penting. Tidak hanya doa dan puja secara non kriya. Namun kriyakarma pun penting. Membuat karma baik yang nyata dan sesungguhnya. 

 

 



Popular posts from this blog

Producing Good Things

Several Things That I Learn From Waliyullah