Posts

Sajen Doa

Image
Sajen doa adalah hal yang sering aku lupakan. Karena aku kadang berfikir kalau doa ataupun wirid adalah hal yang berupa LABOR.  Aku berpikir bahwa doa adalah suatu jenis PEKERJAAN seperti kita bekerja mengerjakan meeting atau deadline. Padahal, doa adalah bentuk REKREASI. Tidak harus murni jiwa. Namun juga bentuk rekreasi fisik. Doa adalah PELIPUR jiwa serta ragamu. Karena RAHMAT hadir bukan hanya untuk jiwa. Namun juga untuk tubuh. Makanan jiwa dan tubuh pada akhirnya akan saling menopang. Karena keduanya adalah bagian dari penciptaaan dirimu. Bukan hanya satu bagian saja yang menjadikan dirimu tercipta dan hidup. Jadi hiburanmu selain BERDOA itu apa? Blogging mengenai hal-hal RABBANI juga. Bukan tentang hal-hal duniawi. Bukan tentang short span video. Tetapi tentang ALLAH SWT DAN SAYYIDINA RASULULLAH MUHAMMAD SAW selalu. Sajen harian dzikir, wirdus, dan ratib. Memikirkan ALLAH SWT DAN SAYYIDINA RASULULLAH MUHAMMAD SAW. Bukan tentang temanmu. Atau makhluk apapun. Salam...

Thinking too much and delaying

Sometimes, you are thinking so much about everything. Thinking that you could or you should do all those things. Wondering which one should be walked through first. Even though you cannot have it all. You can only do one thing at a time. Even the most useless thing you could imagine. Because, what you can do and what Allah SWT through Sayyidina Rasulullah Muhammad SAW wants to give you is limited at a time according to your fitrah. We are not created to do all things. We are created with limitation as our fitrah so we can be humble. Being humble and accepting is more important than doing so much things unblessed and in vain. Because, unblessed things will turn into dust even in the hereafter. And it would not make Allah SWT or Sayyidina Rasulullah Muhammad SAW happy. So remember what is truly important and what is your fitrah.

Sakarin vs Madu

Dunia ini seperti sakarin. Segala isinya dan segala bentuk ragawi yang membawa kepada kemaksiatan asalah sakarin. Manis. Sungguh manis. Tapi palsu. Dan tidak bermanfaat. Bahkan lama kelamaan akan membunuhmu. Sekarang juga sedang membunuhmu. Namun, madu adalah Perintah Allah SWT dan Sayyidina Rasulullah Muhammad SAW. Madu membawa kita kepada kebaikan. Segala majelis, segala taman surga, segala ibadah kepada Allah SWT perintah Sayyidina Rasulullah Muhammad SAW adalah benar. Manis yang benar. Manfaat dan gizi jasmani dan rohani yang benar. Membawamu kepada Rahmat. Tidak membawamu kepada kematian yang hakiki. Berdoa dan berusahalah. Sebab apa yang kamu minta sudah diberikan. Terimakasih ya Allah SWT. Terimakasih ya Sayyidina Rasulullah Muhammad SAW.

Amalan Siang vs Malam Hari

Amalan Siang hari aian melindungi pada malam hari dan mempermudah yang akan dilakukan. Amalan Malam hari akan melindungi pada siang hari dan mempermudah yang akan dilakukan. Amalan saat sedih akan mempermudah saat bahagia.  Amalan saat bahagia akan mempermudah saat sedih. Amalan saat didzalimi akan mempermudah saat tidak sengaja mendzalimi. Amalan saat sengaja/tidak sengaja mendzalimi akan mempermudah saat didzalimi. Amalan saat sendirian akan mempermudah saat di keramaian. Amalan saat di keramaian akan mempermudah saat sendirian. Amalan saat single akan mempermudah saat berkeluarga. Amalan saat berkeluarga akan mempermudah saat kembali sendiri lagi.

Waliyullah Dan Welas Asih kepada Kita

Waliyullah walaupun tidak menempatkan makhluk dalam hati mereka. Mereka memiliki welas asih yang besar terhadap makhluk. Apa artinya? Walaupun mungkin kita tidak memiliki orang atau manusia yang sayang dengan kita, kita tetap memperoleh welas asih dari para Waliyullah tanpa kita sadari. Tapi kita harus sadar, ingat, dan menerima kenyataan dan kebenaran yang di atas. Setan tidak memiliki welas asih. Karena itu mereka hanya menyedot energi dan menjerumuskan. Karena mereka tidak kreatif dan malah kosong destruktif. Akan tetapi, para Waliyullah berbeda.

Boddhisattva vs Buddha and Kshatriya vs Brahmana

About responsibility vs zuhud, which one would I really choose? I have to ask it to a mursyid. Maybe like Sultan Muhammad Fatih on being a Sultan vs being a Sufi. Because when we take responsibility, we would mingle with people everyday. When we choose zuhud, we have to give up every single thing even if they go to their ruin. No place un our heart at all. If you want to give up, yoy give up. But Allah SWT and Sayyidina Rasulullah Muhammad SAW know better than me. So do my teachers. So ask and do it. Shallu 'alan Nabi!

About Women and Communications

Some women prefer communications over silence. Even if the acts would cause maybe bad things. Some women can understand about things without being told about it. Whether she agress with it or not  Whether she likes it or not. That is not tye problem. Some women can forgive everyone even without anything needs to be said or given. Maybe we are all growing. We all do wrongs both men ans women.  But sometimes what happens just needs to happen. Regardless of what we think about it. Because life is a path. And we sometimes do the bad path ourselves.