Donation GZ
Pengajuan Informasi Dan Donasi Untuk Saudara-Saudara Di Gaza
Diajukan oleh Pejuang Gaza
Pembukaan
Dikarenakan kondisi di Gaza dan saudara-saudara kita di sana yang semakin hari semakin kritis dalam berbagai hal seperti makanan, minuman, air bersih, tempat tinggal, maupun keamanan maka sangatlah perlu bagi kita umat muslim untuk dapat memahami kondisi terkini saudara-saudara kita yang berjuang bertahan hidup di tanah kelahiran dan leluhur mereka. Hal ini pun menjadi lebih penting untuk digarisbawahi saat ini melihat bahwa perbatasan telah ditutup dan segala bantuan dalam bentuk konvensional yang umum dilakukan hingga saat ini tidak dapat menjangkau mereka dengan efektif dan tepat sasaran, saudara kita di Gaza berusaha mencari jalan lain untuk tetap bertahan hidup melalui cara yang tidak konvensional yaitu siaran langsung (live) melalui aplikasi Tiktok guna mencari dana yang mereka perlukan dalam usaha tersebut. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami dan mengikuti perkembangan arus bantuan untuk saudara-saudara di Gaza dan merespons keadaan serta permintaan tolong mereka dengan sebaik-baiknya secara efektif, efisien, dan tepat sasaran.
Dengan demikian, ajakan persatuan umat Islam dalam Q.S Ali Imran 102-103, kasih sayang sesama mukmin dalam Q.S Maryam 96, memberikan persembahan ataupun pinjaman kepada Allah dalam Q.S Al Baqarah 245, pentingnya bersedekah air dalam HR. An-Nasai, no. 3694 dan 3695, terlebih lagi akan umat Islam yang adalah satu tubuh antara satu dan lainnya dalam HR Al Bukhari no. 5552 maka penting dan genting bagi kita dalam melihat keadaan saudara kita di Gaza untuk dapat memberikan sedikit yang kita miliki sesuai dengan rezeki dari Allah dan kemampuan kita masing-masing untuk dapat meringankan sedikit beban mereka di sana. Bahwa pemberian kita bukanlah suatu bentuk formalitas ataupun untuk menunaikan kewajiban semata. Akan tetapi, sebagai cinta kasih kita kepada saudara muslim kita di Gaza dan untuk menyatakan kemuliaan Allah di antara bangsa-bangsa melalui perantaraan umatnya. Bahwa persatuan umat Islam yang sesuai dengan yang diinginkan oleh Allah swt dan Rasulullah saw menjadi nyata dan hidup di tengah kita baik sekarang maupun sampai hari akhir nanti.
Melalui dokumen ini, kami mengajak umat Islam maupun saudara-saudara kami yang diberikan amanah oleh Allah swt dalam mengurus umatNya untuk kiranya dapat membantu saudara-saudara kita di Gaza setelah meninjau dan memahami isi dokumen maupun lampiran-lampiran data lain yang disertakan. Kiranya, Allah mempermudah niat baik setiap dari kita. Dan insya Allah, Allah memberikan kita berkah dan kehormatan untuk dapat memberikan rezeki dariNya yang dititipkan kepada kita bagi saudara-saudara kita di Gaza. Aamiin.
Daftar Isi
....
Organisasi (Perkumpulan)
Pejuang Gaza adalah organisasi atau perkumpulan yang didirikan secara informal guna mewadahi dan mengkoordinasi moderator-moderator yang ingin saudara di Gaza yang diampu oleh mereka untuk sekiranya dapat memperoleh bantuan ataupun donasi yang lebih efektif dan efisien dalam rangka saudara di Gaza untuk tetap bertahan hidup.
Organisasi atau perkumpulan ini memiliki struktur sebagai berikut:
1. Pengampu: David
2. Moderator Hamoud: Inung
3. Moderator Amjad Assem: Nawal
4. Moderator Moamen: Susi, Rani
5. Moderator Amjad Khan Younis: David
Pengampu organisasi atau perkumpulan berfungsi untuk menjembatani antara pihak moderator serta saudara di Gaza yang diampu masing-masing dengan pihak lembaga donasi.
Moderator berfungsi sebagai pengampu saudara di Gaza yang memiliki tugas sebagai berikut:
1. Membersamai live di hampir setiap waktu secara kontinu dan permanen.
2. Menjadi penerima tamu dan penyambung lidah antara saudara di Gaza dengan para penonton siaran langsung (live) di Tiktok guna mendapatkan koin yang diperlukan atau yang menjadi target.
3. Membagikan siaran ke moderator lain ataupun komunitas pendukung Palestina dan ke orang-orang lain.
4. Membantu memberi saran, terjemahan, ataupun edit terhadap postingan-postingan terkait promosi akun maupun rasa terimakasih dalam bahasa yang dimengerti oleh bahasa target, umumnya bahasa Indonesia yang dimengerti oleh warga negara Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
5. Membantu menggalang donasi untuk saudar di Gaza baik melalui grup ataupun lainnya dengan cara-cara donasi yang dapat diterima oleh saudara di Gaza atau akun terkait.
Setiap moderator maupun saudara di Gaza yang mereka ampu juga dapat memiliki grup ataupun komunitas mereka masing-masing dengan fokus penggalangan dana ataupun dukungan apapun seperti siaran langsung terhadap akun Gaza terkait.
Latar Belakang Perjuangan Saudara Gaza di Tiktok
Beberapa minggu setelah penyerangan terhadap Gaza pada tanggal 7 Oktober 2023 dikarenakan situasi dan kondisi di Gaza sangat sulit dan bantuan kemanusiaan di perbatasan Rafah tidak dapat masuk dikarenakan penutupan oleh musuh maka saudara di Gaza yang memiliki Tiktok mulai berusaha untuk mencari cara guna mendapatkan koin yang dapat mereka tukarkan dengan uang dalam usaha memenuhi kebutuhan hidup mereka.
Semenjak orang-orang Gaza mulai membuka siarang langsung maupun ikut serta dalam beberapa room yang biasa memfasilitasi akun untuk dapat naik dan mendapatkan koin maka orang Indonesia, Malaysia, dan Brunei pun mulai turut serta meramaikan dan beberapa mulai berteman dan dinaikkan menjadi moderator untuk membantu menyambung lidah dan mengajak warga Indonesia lain maupun negara sekitar yang memahami bahasa Indonesia untuk dapat turut membantu memberikan koin maupun menaikkan peringkat siaran langsung melalui tap-tap dan membagikan siaran.
Dikarenakan banyaknya moderator ataupun penonton yang saling berinteraksi maka lama kelamaan mereka saling mengenal dan terbentuklah komunitas moderator yang membantu satu sama lain. Moderator saling berbagai informasi mengenai kondisi di Gaza maupun mengenai kondisi saudara di Gaza yang mereka ampu. Beberapa moderator terutama yang berfokus pada akun saudara Gaza tertentu dapat memiliki grup mereka sendiri untuk bersilaturahmi dan memberikan dukungan yang lebih maksimal.
Dikarenakan penutupan perbatasan Rafah sejak 7 Oktober 2023 hingga gencatan senjata sementara dan kembali ditutup lagi sejak 7 Maret 2025 maka saudara-saudara di Gaza sangat bergantung pada bantuan langsung yang efektif dan tepat sasaran melalui siaran maupun transfer. Sehingga, hingga saat ini pun masih belum ada cara lain yang efektif dan efisien untuk membantu mereka.
Kondisi Di Gaza Terkini
Beberapa poin penting mengenai kondisi di Gaza saat ini:
1. Adanya penutupan perbatasan.
2. Sulit dan mahalnya makanan, minuman, air bersih maupun kebutuhan dasar lainnya.
3. Jarak rumah sakit yang cukup jauh.
4. Adanya keterbatasan suplai obat beserta biayanya yang lebih mahal.
5. Adanya penghancuran dan pembatasan bantuan di Gaza oleh pihak musuh saat akan masuk ke Gaza bahkan adanya pemajakan dan penjualan kembali bantuan yang masuk dengan harga yang jauh lebih tinggi.
Mengapa Perlu Adanya Donasi
Bantuan konvensional tidak mencapai saudara-saudara kita di Gaza secara langsung, efektif, dan tepat sasaran. Selain itu, perlunya pertolongan dan bantuan untuk penghidupan saudara di Gaza untuk saat ini setiap harinya yang tidak dapat menunggu terbukanya perbatasan untuk penyerahan bantuan secara langsung ke rumah-rumah mereka.
Cara-Cara Donasi Yang Efektif dan Tepat Sasaran
Bantuan atau donasi yang umum dilakukan saat ini ialah melalui gift atau koin Tiktok selama siaran yang dapat dicairkan langsung dengan potongan sebesar 65%.
Bantuan lain yang dapat dilakukan ialah melalui media Binance yang menggunakan kripto sehingga dapat melewati celah hukum dengan batas transfer dasar senilai USD100 (Rp2.000.000) dan pajak 25% atau total USD150 (Rp2.500.000) sekali transfer.
Secara umum, donasi yang disarankan ialah menggunakan media Binance dikarenakan minimnya potongan dan keuntungannya dalam melewati celah hukum.
Sedangkan, cara lain seperti Paypal maupun Gofundme walaupun pernah digunakan oleh beberapa saudara Gaza, untuk saat ini tidak disarankan akibat adanya ancaman pembekuan dana untuk pengguna di wilayah Gaza maupun Tepi Barat Palestina.
Skema Bantuan
Skema bantuan yang kami ajukan ialah setelah peninjauan dokumen serta seluruh data selesai dan pemberian bantuan atau donasi disetujui oleh pihak lembaga maka akan dilakukan kontak dengan pihak penerima yaitu saudara di Gaza secara langsung dan personal untuk memastikan bahwa mereka siap dan mampu menerima bantuan yang akan diberikan. Jumlah bantuan yang diberikan untuk setiap saudara atau akun di Gaza ditetapkan serta alokasi penggunaannya seperti keperluan pribadi, keluarga, komunitas dan diskemakan beserta dengan perkiraan harganya apabila memungkinkan dikarenakan harga di sana sangat fluktuatif dan memiliki trend untuk naik ke atas. Setelah itu, dokumentasi pasca penerimaan bantuan yang diperlukan dan disetujui oleh kedua belah pihak dilakukan oleh pihak penerima dan dikirimkan kepada pihak lembaga selama tidak ada kendala yang memperlambat seperti lemahnya jaringan internet. Dilakukan peninjauan terhadap hasil dan dokumentasi pasca penerimaan bantuan dan dipertimbangkan untuk adanya bantuan secara kontinu apabila memungkinkan sesuai dengan situasi dan kondisi kedua belah pihak. Untuk komunikasi dan pemberitaan detail donasi baik proses maupun hasil pasca pemberian kepada donatur maupun masyarakat umum dilakukan dengan memperhatikan detail persetujuan dengan pihak penerima mengenai batas-batas jenis video ataupun pemaparan kondisi dan wajah individu-individu yang ada di sana sekiranya ada yang dianggap terlalu privat ataupun bersifat kurang etis untuk disebarluaskan ataupun mempertimbangkan faktor-faktor tertentu seperti keamanan dan lokasi mereka dikarenakan pihak musuh dikhawatirkan dapat mensabotase ataupun menyerang mereka secara fisik maupun non fisik (seperti pemblokiran akun). Seluruh peninjauan dan pertimbangan dilakukan dengan bijaksana dan hikmat untuk mencapai hasil yang terbaik baik bagi pihak penerima, pihak lembaga, maupun pihak masyarakat luas dengan mempertimbangkan prioritas-prioritas di atas detail-detail yang dapat ditangguhkan ataupun diabaikan untuk dilakukan.
Saudara Gaza yang diajukan
Berikut ini adalah empat saudara atau akun di Gaza yang kami ajukan untuk memperoleh bantuan baik bagi diri mereka sendiri, keluarga mereka, dan untuk komunitas di sekitar mereka untuk dapat bertahan hidup.
Amjad Khan Younis
Tautan:
https://vt.tiktok.com/ZSr153yoA/
Informasi:
Amjad Khan Younis adalah seorang saudara Muslim yang bertempat di Gaza. Awalnya, ia tinggal di Rafah. Akan tetapi, dikarenakan penyerangan pada Rafah maka ia dan keluarganya mengungsi ke Khan Younis. Di Khan Younis pun kondisi tidak seratus persen aman ataupun baik. Terkadang terdengar suara tembakan bahkan saat ia menjalankan siaran langsung (live) di Tiktok untuk mencari koin untuk ditukarkan guna menghidupinya dan anggota keluarganya.
Amjad memiliki belasan anggota keluarga. Salah satunya ialah saudara perempuannya yang baru saja beberapa saat lalu menjalani operasi ceasar dan melahirkan seorang putri yang masih bayi merah bernaka Noor.
Untuk kondisi di Khan Younis, makanan sangat sulit. Amjad dan para warga biasa memakan makanan kaleng terutama sayur atau polong-polongan. Air bersih yang didapatkan cukup sulit dan harus membeli untuk kebutuhan minum dan masak. Untuk memasak, Amjad dan para warga menggunakan kayu bakar di luar ruangan dikarenakan banyak dari mereka yang rumahnya hancur dan tinggal di tenda.
Secara umum, harga tiap-tiap kebutuhan mahal. Beberapa komoditas dasar dapat memiliki harga di atas 10 kali lipat dikarenakan suplai yang dibatasi maupun demand yang tinggi.
Untuk saat ini, Amjad dan keluarga maupun komunitasnya tidak dapat pergi ke tempat lain dikarenakan kondisi yang belum memungkinkan di berbagai wilayah di Gaza maupun kendala transportasi.
Fasilitas umum vital seperti rumah sakit berada jauh. Mereka harus membeli obat-obatan di sana dan belum ada bantuan obat-obatan yang sampai kepada mereka.
Dikarenakan tinggal di tenda, Amjad dan para warga kesulitan dengan beberapa masalah seperti apabila adanya angin besar, udara dingin malam, ataupun hujan. Untuk keperluan siaran langsung Tiktok seperti sinyal pun, Amjad harus berjalan sekitar 2 kilometer untuk dapat memperoleh sinyal melalui menara (tower) dan harus berada di dekatnya untuk dapat melakukan siaran. Walaupun begitu, sinyal yang didapatkan tidak selalu bagus dan sering terjadi gangguan sinyal sehingga siarannya terganggu hingga terputus. Sinyal yang didapatkan pun tidak dapat digunakan setiap saat. Akan tetapi, sinyal tersebut umumnya hanya dapat digunakan dari pagi atau siang hari hingga petang (Maghrib). Hal ini mengakibatkan usaha Amjad untuk memperoleh dana melalui koin Tiktok untuk keperluannya sekeluarga sangatlah sulit. Amjad juga sulit untuk naik ke room-room Tiktok yang biasa di selenggarakan oleh akun-akun Tiktok terkenal baik di Indonesia maupun di luar negeri dalam upaya untuk mendapatkan lebih banyak koin akibat waktu dan durasi sinyal yang tidak memungkinkan.
Oleh karena itu, Amjad sekeluarga secara khusus maupun komunitas di sana secara umum memerlukan bantuan melalui cara lain selain melalui siaran. Salah satu cara yang dapat ditempuh ialah menggunakan akun Binance milik saudara Amjad yang juga tinggal di sana.
Hamoud
Tautan:
https://vt.tiktok.com/ZSr1aNBUU/
Informasi:
Hamoud yang saat ini berusia 20 tahun berasal dari Jabaliah. Namun, dikarenakan adanya serangan dan penghancuran rumahnya di sana maka saat ini ia bertempat tinggal Syekh Ridwan. Ia bertanggung jawab sebagai tulang punggung untuk 7 anggota keluarganya. Ia memiliki adik-adik yang masih kecil dan belum dapat membantu dalam mencari dana ataupun upaya lainnya untuk dapat memenuhi kebutuhan mereka.
Di Syekh Ridwan, Hamoud dan keluarganya harus bertempat tinggal di sebuah rumah sederhana dengan biaya sewa rumah sebesar USD300 per bulan. Ibunya saat ini mengidap sakit yang mengakibatkannya harus mengonsumsi gandum rendah gula (bebas gluten) dengan biaya yang mereka butuhkan dalam seminggu untuk membeli makanan pokok tersebut sebesar USD31.
Terkadang, Hamoud mendapatkan 1-2 pekerjaan dari orang lain untuk menyambung hidupnya sekeluarga. Namun, mengingat kondisi saat ini untuk mendapatkan pekerjaan dan pemasukan cukup sulit. Akibat beberapa hal seperti perbatasan Rafah yang saat ini ditutup maka belum ada bantuan yang masuk dan tersalurkan. Untuk sehari-hari, keluarga Hamoud bergantung pada koin yang didapatkan dari siaran langsung Tiktok walaupun dengan potongan yang amat besar. Saat ini, kondisi cuaca di daerahnya yang terkadang dingin terutama di malam hari menjadikan keperluan lain seperti selimut menjadi salah satu prioritas bagi Hamoud sekeluarga. Dikarenakan fasilitas lain seperti rumah sakit yang cukup jauh maka keperluan obat-obatan juga diperlukan oleh mereka.
Selain untuk kebutuhannya serta keluarganya, Hamoud berencana untuk membagikan bantuan yang diberikan kepadanya kepada warga sekitar apabila sudah melebih kebutuhan dasar yang dibutuhkannya sekeluarga untuk bertahan hidup. Dikarenakan, tidak adanya bantuan lain sehingga dirinya ingin turut membantu saudara-saudara Gaza di daerahnya dan meringankan beban mereka yang kurang lebih bernasib sama seperti dirinya.
Moamen
Tautan:
https://vt.tiktok.com/ZSr1aHYa8/
Informasi:
Moamen yang saat ini berusia remaja bertempat tinggal di Eshih Ajlin, Gaza Utara. Ia memiliki 7 saudara laki, 2 di antaranya syahid. Serta 4 saudara perempuan yang sudah menikah dan 2 di antaranya syahid. Masing-masing dari saudaranya memiliki anak dan ada yang menjadi yatim piatu. Ada total 35 anak-anak dan 5 bayi dalam keluarganya.
Saat ini, Moamen dan keluarganya bertempat tinggal di tenda dengan banyak bagiannya yang dari bahan sejenis terpal. Beberapa bagian non utama dari rumahnya roboh terkena angin besar yang banyak melanda wilayah Gaza.
Untuk saat ini, kondisi makanan, minuman, dan air bersih sulit. Air bersih yang dulunya datang sehari sekali sekarang datang 2 kali seminggu. Bahan-bahan kebutuhan dasar sulit dan mahal. Harga barang-barang menjadi 3-4 kali lebih tinggi. Beberapa bahkan dapat menjadi 10 kali lipat dari harga normal seperti harga tepung yang adalah bahan dasar untuk roti dan makanan sehari-hari. Harga bahan makanan lain seperti apel per kilogram sekarang USD30. Akan tetapi, untuk detik ini buah-buahan cukup sulit untuk ditemui
Kondisi lain seperti internet sulit. Listrik sulit banyak yang pakai aki juga. Dalam segala lini sulit. Padahal, untuk mencari penghidupan Moamen dan banyak warga Gaza lain sangat bergantung pada live Tiktok. Selain itu, untuk saat ini akun Tiktok Moamen tidak dapat menerima koin Tiktok dikarenakan saat ini akunnya mendapatkan pembatasan dalam live. Sehingga, untuk pemasukan bagi keluarganya sangatlah terbatas.
Fasilitas umum seperti rumah sakit sangat jauh. Untuk obat-obatan juga harus membeli dan tidak ada bantuan. Bantuan tidak dapat masuk dan lebih parah lagi dengan adanya penutupan yang lebih ketat setidaknya sejak 2 minggu lalu. Secara umum, bantuan konvensional tidak akan sampai dan tersalurkan dan ditakutkan menjadi terbuang. Sehingga, bantuan secara langsung yang dapat diterima oleh yang bersangkutan adalah satu-satunya cara untuk dapat membantu dan meringankan Moamen dan keluarganya maupun saudara-saudara lainnya di Gaza.
Terkadang terdapat suara bom atau serangan saat siaran langsung juga di daerahnya. Untuk pesawat tempur maupun drone terkadang juga ada suara-suara yang masuk ke siaran langsung tidak hanya dalam siaran langsung Moamen. Namun juga dalam siaran langsung saudara atau akun Gaza yang lain. Pengintaian dan pembatasan terhadap mereka maupun bantuan kepada mereka secara fisik sangatlah terlihat dan dapat dirasakan terlebih lagi di saat-saat ini.
Amjad Assem
Tautan:
https://vt.tiktok.com/ZSr1afp8E/
Informasi:
Amjad Aseem sebelum terjadinya peperangan adalah seorang guru agama di SMA. Ia adalah seorang Hafiz Quran belajar ilmu media politik bisa bahasa Ibrani. Amjad saat ini hanya seorang diri tanpa keluarga di Gaza. Sedangkan, ibu dan adiknya saat ini bertempat tinggal di Mesir. Akan tetapi, ia memutuskan untuk menetap di Sujaiiyah mengabdi kepada masyarakat.
Amjad Assem selama ini lebih banyak mencari hubungan maupun melaksanakan kampanye dan membagikan informasi terkait perkembangan dan kebutuhan masyarakat di daerahnya melalui Instagram dan Whatsapp. Kemudian, ia diajak oleh moderator dari Indonesia ke Tiktok agar dapat memperoleh sedikit tambahan untuk membantu warga di sana. Akan tetapi, untuk siaran saat ini cukup sulit dikarenakan akses internet yang kurang stabil.
Dikarenakan kondisi makanan, minuman, serta air bersih di Gaza yang cukup sulit saat ini makan yang menjadi prioritasnya untuk masyarakat di sekitarnya ialah penyediaan kebutuhan sehari-hari untuk membantu masyarakat bertahan hidup. Salah satu program yang saat ini menjadi fokus utama Amjad Assem ialah untuk penyediaan air bersih untuk keperluan seperti memasak dan minum dikarenakan air adalah kebutuhan dasar manusia untuk bertahan hidup bahkan di atas makanan. Dan tanpa air maka tingkat kebertahan-hidupan mereka akan semakin rendah.
Saat ini Amjad Assem beserta masyakat di sana sedang berusaha membangun masjid sedikit demi sedikit untuk keperluan ibadah. Selain itu, mereka biasa memasak makanan di luar ruangan dengan kayu api untuk dibagikan kepada seluruh masyarakat terutama anak-anak.
Informasi Lain Terkait Gaza
Informasi di bawah ini diambil dari siaran langsung Ali Yousef.
Bantuan konvensional yang datang dibakar oleh pihak musuh maupun pihak-pihak yang tidak suka dengan kebertahan-hidupan saudara kita di Gaza. Obat-obatan juga turut dibakar dan dibatasi. Bantuan tidak dapat masuk dan terhambat diperbatasan Rafah beberapa bulan ini. Kalaupun ada stok maupun barang yang masuk maka harganya akan dinaikkan oleh penyuplai atau penjual. Lalu, fasilitas dasar seperti air dan listrik dari luar Gaza dimatikan dan ditutup oleh musuh.
Untuk makanan sehari-hari, terkadang mereka tidak sahur dan makan hanya sekali sehari dikarenakan bahan makanan terbatas. Terdapat pula warga Gaza yang makan roti menggunakan selai yang terbuat dari rumput dikarenakan krisis makanan.
Saat ini selain terdapat pengintaian drone di berbagai wilayah, adanya fokus penyerangan terhadap pemukiman jurnalis dan 6 orang dari mereka syahid. Drone malam hari datang mengintai dan menyerang sehingga anak-anak tidak bisa tidur karena takut.
Untuk bantuan dana, media penyaluran dana seperti Paypal dan Gofundme untuk saat ini tidak direkomendasikan dikarenakan adanya pembekuan dana. Namun, media lain seperti Binance yang menggunakan kripto disarankan dan dapat digunakan secara efektif oleh beberapa saudara di Gaza.
Akun Di Gaza Yang Rutin Melakukan Siaran
Akun-akun di bawah ini merupakan contoh akun saudara di Gaza yang melakukan siaran dalam waktu-waktu atau jadwal yang relatif stabil dan jaringan internet pribadi yang relatif stabil pula. Akun-akun ini disarankan untuk dapat ditonton untuk dapat mengetahui bagaimana cara saudara di Gaza mencari bantuan melalui siaran maupun berbincang secara langsung kepada mereka melalui komen ataupun suara apabila mendapat izin naik menjadi tamu dan dapat berbahasa Arab. Selain itu, kita dapat pula bertanya-tanya kepada para moderator yang sudah cukup lama membersamai tiap akun dan rutin berkomunikasi dengan mereka untuk dapat mengetahui kondisi mereka maupun hal yang lain.
Hossam
Tautan:
https://vm.tiktok.com/ZMBSxKodM/
Informasi singkat:
Hosam tinggal di Syekh Ridwan, Gaza Utara. Hosam tinggal di dalam bangunan rumah yang masih berdiri namun dengan beberapa bagian atau ruangan yang hancur. Hosam melalukan siaran untuk menghidupi keluarganya. Hosam mencari dana melalui koin Tiktok dikarenakan untuk saat ini, hal ini adalah metode terbaik baginya dan untuk metode yang lain saat ini belum memungkinkan untuknya.
Waktu siaran:
Hosam biasa melakukan siaran sore hingga malam selama ada moderator.
Ali Yousef
Tautan:
https://vm.tiktok.com/ZMBSQeRJL/
Informasi singkat:
Ali tinggal bersama sekitar 50 anak yatim yang dinaungi olehnya dan kakaknya. Mereka berdua masing-masing melakukan siaran untuk dapat memenuhi kebutuhan mereka semua terutama anak-anak yang masih memerlukan nutrisi untuk pertumbuhan dan kesehatan mereka.
Waktu siaran:
Ali biasa melakukan siaran pagi hingga malam selama ada moderator.
Kontak
Untuk dialog, diskusi, maupun informasi lebih lanjut, dipersilahkan untuk dapat menghubungi narahubung di bawah ini.
David (0823 2955 8315 WA)
Untuk pertanyaan dan detail lebih lanjut mengenai tiap-tiap saudara atau akun di Gaza dapat dibantu untuk dihubungkan dan berkomunikasi pangsung kepada moderator yang lain maupun ke grup-grup terkait.
Referensi
Referensi berita dll yang aku udah punya ss annya
1. Berita tentang bantuan tidak dapat masuk Gaza (8 Juli 2024)
https://www.reuters.com/world/middle-east/stranded-aid-trucks-egypt-deepen-gazas-humanitarian-crisis-2024-07-08/
2. Israel dan Mesir melarang bantuan masuk perbatasan Rafah (10 Mei 2024)
https://www.nytimes.com/2024/05/10/world/middleeast/gaza-aid-rafah-israel-egypt.html
3. Firma yang berhubungan dengan Inteligen Mesir mengambil pajak USD5.000 untuk barang yang masuk Gaza (30 Januari 2024)
https://www.middleeasteye.net/news/war-gaza-egypt-charity-intelligence-linked-firm-aid
4. Israel menghalangi bantuan masuk Gaza (3 Maret 2025)
https://apnews.com/article/israel-palestinians-hamas-war-news-ceasefire-hostages-03-02-2025-99402570996dcf33239d0492d99909e4
5. Mesir mengecewakan dan gagal (failed) terhadap Palestina bahkan mematok ribuan hingga jutaan dolar untuk penyebrangan warga Gaza (22 Agustus 2024)
https://arabcenterdc.org/resource/how-egypt-has-failed-palestinians-in-gaza/
6. Mesir menghancurkan 2.000 terowongan Gaza yang menembus keluar (17 Mei 2024)
https://www.middleeasteye.net/news/egypt-army-leak-destruction-gaza-tunnels-rafah
7. Mesir memperingatkan (memberitahu) Israel beberapa hari sebelum Hamas menyerang (12 Oktober 2023)
https://www.bbc.com/news/world-middle-east-67082047
8. Israel memutus aliran listrik untuk mesin desalinasi air (10 Maret 2025)
https://www.amnesty.org/en/latest/news/2025/03/israels-decision-to-cut-off-electricity-supply-to-gaza-desalination-plant-cruel-and-unlawful/
9. Israel menghalangi bantuan dan menjadikan harga barang-barang di Gaza melambung (5 Maret 2025)
https://apnews.com/article/israel-gaza-aid-cutoff-netanyahu-hunger-war-940ceea2c2b754d197a4f07c0cad86de