Karma, Pelepasan, Konsekuensi

Karma masa lalu sering memiliki pengaruh pada masa ini.

Masa kecil, masa remaja, abuse, sexual abuse, trauma, pola asuh, tempat tinggal, sirkel, adat budaya, guru, pendidikan, ekonomi, keluarga, dsb...

Semuanya memiliki pengaruh ke diri kita di masa ini.

Apa yang menjadi second nature bagi kita tidak selalu dapat hilang. Dan penggeseran second nature tadi dengan second nature yang lain itu bertahap.

Oleh karena itu, kita dengan kesadaran dan keikhlasan hati mau menjadi individu yang lebih baik dan sesuai dengan keinginan Tuhan harus membuat karma yang baik di masa ini untuk mempengaruhi kehidupan kita secara bertahap.

Karma yang baik menjadi habit. Habit lama kelamaan menjadi second nature. Menjadi alami seperti bernapas.

Sehingga karma baik dan buruk yang kita lakukan dapat selalu menjadi pengubah dalam hidup kita.

Dasar dari karma yang baik adalah pikiran yang baik (benih karma).

Pikiran yang baik dan bersih dari hal-hal yang kotor dan tidak penting muncul melaui meditasi atau vipassana. Meditasi fokus akan Tuhan dan menyingkirkan semua input dan keramaian pikiran. Menyingkirkan keinginan, kebencian, emosi perasaan, dan ego. Mengurangi proses pikiran menjadi pikiran kita berpuasa.

Pikiran yang terasah menjadi bersih dan baik akan membantu karma sehari-hari kita menjadi baik dengan lebih mudah. Lama kelamaan habit dan second nature yang baik pun akan terbentuk.

Popular posts from this blog

Producing Good Things

Several Things That I Learn From Waliyullah