Hati seorang gay

Gay ada tidak untuk diejek.

Gay ada tidak untuk dipinggirkan.

Hati seorang gay, siapa yang tau kalau bukan gay sendiri dan Tuhan?

Gelisah dan kekosongan hati seorang gay, derita dan lika-likunya siapa yang tau?

Keinginan untuk tidak suka ke cowok tapi dirinya sendiri merasa kurang atau berbeda sebagai cowok.

Siapakah yang mau sabar?

Siapakah yang mau menerima dengan tulus?

Siapakah yang mau menggenggam tangan ini?

Kesalahan kesalahan ini haruslah dihapuskan dan diganti dengan jalan yang benar.

Tapi proses itu tidak bisa dipaksakan.

Kalau harus puluhan tahun maka jadilah sesuai itu.

Siapa yang mau dan mampu membawa hati ini? 

Siapa yang ikhlas merasakan beban yang sama?

Berhati hati dengan doa dan kesombongan hati...

Popular posts from this blog

Producing Good Things

Several Things That I Learn From Waliyullah