Dalam apa yang terlihat sebagai satu kehidupan manusia, sebenarnya terdapat seribu kehidupan di dalamnya. Dari satu kehidupan dengan latar belakang, ruang, waktu, aktor, mental, dan segala hal yang berbeda maka dirimu adalah diri yang berbeda juga. Sebab manusia tidak memiliki satu atau dua perubahan saja. Semua hal selalu berubah. Stagnansi bukanlah fitrah manusia. Dalam perubahan itu hati kita menjadi sungguh berubah dan berbeda. Perspektif kita juga sama. Maka dari itu, manusia menjadi suatu kebingungan dan musuh bagi dirinya sendiri. Karena dia tidak mampu memilih segala yang baik bagi dirinya. Manusia memiliki cinta yang berbeda, cita-cita yang berbeda, kejadian yang berbeda dalam setiap kehidupan tadi. Ketika kamu terlahir kembali maka hal baru apa yang ingin kamu capai? Bisakah kamu mengubah apa yang harus kamu ubah? Bisakah kamu memahami pelajaran yang telah kamu lalui? Saat kamu tidak berubah maka karma lamamu meman...